kabar tentang penambahan kuota haji tahun 2016
Kuota haji tahun ini tidak mengalami perubahan masih di sekitar 168.800 jamaah. Sama seperti tahun sebelumnya
artinya pihak pemerintah Saudi belum menambahkan kuota 100.000 yang pernah
dijanjikan kepada pemerintah Indonesia.
"Pihak Kemhaj
(Kementerian Haji Arab Saudi) bahwa kuota tahun ini seperti tahun lalu tidak
ada tambahan Namun permintaan tambahan
yang disampaikan Menag dalam pembahasan yang dengan Kemhaj akan dipelajari dan
akan diberikan jawaban dalam waktu secepatnya," kata Staf Kantor Urusan
Haji Indonesia (KUHI) di Arab,oleh artikelmadani
Namun kuota umroh tidak akan dibatasi dan kabarnya pemerintah Saudi
akan mempermudah untuk melakukan umroh dan memperbaiki fasilitas untuk ibadah
umroh dan memberi kenyaman untuk jamaah madanitour
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga
menyinggung tentang bantuan kepada korban kejatuhan crane pada waktu tahun
lalu,pak lukman menegaskan untuk membayarkan sesuai janji pemerintah arab
sauidi kepada korban khususnya warga indo yang menjadi korban
Sebanyak 12 warga Indonesia
meninggal dunia dan 61 orang lainnya luka-luka. Pemerintah Arab Saudi berjanji
untuk memberikan undangan haji bagi ahli waris korban crane yang
meninggal dunia dan mengulang ibadah haji bagi korban luka-luka.
Sesuai yang di
janjikan pemerintah Arab Saudi
memberikan santunan 1 juta riyal untuk korban meninggal dan 500 ribu riyal
untuk korban luka-luka. Untuk memenuhi syarat pemberian santunan, data pribadi
setiap korban akan dicek secara teliti berdasarkan waktu penanganan di rumah
sakit.
Data tersebut
mencakup nama, kebangsaan, paspor, dan alamat. Data yang telah lengkap akan
diteruskan kepada otoritas yang bersangkutan.
Oleh karena itu warga Indonesia calaon jamaah haji mohon untuk
bersabar menunggu antrian untuk pergi ke tanah suci,namun semoga selalu ada
jalan untuk di undang ke baitullah dengan cara apapun kalau yang maha pemurah
menghendaki pasti ada jalan menuju kesana entah lewat umroh atau apapun. Amin amin
amin
TIPS memilih travel UMROH
setiap tahun peminat jamaah untuk
melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci sangat meningkat,menurut data statistik
peminat jamaah di tahun 2015 melonjak hingga 70% dari tahun sebelumnya hal ini
sangat menarik dan di perhatikan oleh pihak-pihak pengurus jamaah umroh,
hal ini disebabkan karena pembatasan kuota haji di tanah air
yang di batasi oleh pemerintah Saudi karena adanya pembangunan di makkah oleh
karena itu jamaah yang mengingkan melaksankan jamaah haji akan menunggu paling
cepet sekitar 10 tahunan atau lebih karena antrian dan peminat sangat banyak
khususnya di Indonesia.namun baru-baru ini pemerintah arab Saudi memberikan
kabar segar dengan adanya penambahan kuota haji setelah proses installasi di
makkah selesai yang entah kapan akan dilakukan.
Mengenai haji yang sangat lama
menantinya pemerintah memberi trobosan-trobosan solusi dengan memberi dukungan
bagi travel-travel umroh dan haji untuk memberikan fasilitator untuk jamaah
agar bisa melakukan ibadah umroh ke tanah suci dengan aman dan nyaman.
Pemerintah juga sangat serius
tentang menggarap izin dan peraturan ke travel-travel agar jamaah merasa aman
dan nyaman melakukkan ibadah umroh sebagai solusi untuk menunggu lamannya
antrian untuk ibdah haji,pemerintah memberikan syarat dan ketentuan yang
sanggat ketat kepada travel untuk pihak travel agar dapat memperoleh izin
memberangkat jamaah.
Walaupun banyak kasus penipuan pada
travel umroh sebenarnya kita sangat mudah untuk mengecek apakah kita akan aman
mendaftarkan diri kita untuk beribadah umroh dengan mengecek legalitas
PTMADANITOUR malang dan berkunjung di kantor resminya untuk memastikan bahwa kita
akan aman ibadah dengan travel tersebut,kita tidak perlu kwatir akan tertipu
jika semua legalitas tersebut sudah terpenuhi karena pemerintah telah menjamin
anda dengan legalitas travel yang sudah di kantongi PT tersebut.
Beberapa travel umroh saat ini
berlomba-lomba untuk memberi harga dan pelayanan terbaik kepada jamaahnya,oleh
karena itu jamaah bisa langsung menanyakan kepada pihak travel missal
madanitour untuk mempeoleh harga promosi dan harga terbaik untuk paket perjalan anda.dengan
legalitas yang sudah dikantongi PT sudah dapat menjamin anda untuk beribdah
dengan khusu.
Satu hal yang paling penting adalah
kenyamanan dan kekhusukan anda,jadi jangan ragu untuk melakukan pendaftaran
pihak penyelengara untuk mewujudkan niat anda menjalani ibadah umroh,dan semoga
ibadah anda mabrur dan disegerakan diundang ke baitullah .amin amin amin
Miris Muda Mudi sekarang
Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, menghadiri ibadah Malam Natal, di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Margoyudan, Jalan Monginsidi, Solo, pada Kamis (24/12/15) malam. Di sela kunjungan, para mahasiswa muslim itu sempat meminta izin menunaikan salat.
Para mahasiswa sempat meminta izin untuk melakukan salat Magrib dan Isya di gereja. Karena tidak mempunyai tempat khusus, Pendeta Wahyu Nugroho, yang juga dosen mereka, meminjamkan ruangan pribadinya buat dipakai salat.
“Saat ibadah berlangsung kan melewati waktunya salat Magrib atau Isya gitu. Mereka meminta izin untuk melaksanakan salat. Dan pak pendeta memberikan kamarnya untuk mereka salat,” kata Sekretaris umum GKJ Margoyudan, Winantyo Atmojo DJ, saat ditemui merdeka.com di Aula GKJ Margoyudan, Jumat (25/12/15) siang.
Winantyo menceritakan, kedatangan para mahasiswa muslim itu mendapat sambutan hangat dari ribuan jemaat yang hadir. Kehangatan terlihat saat mereka diperkenalkan kepada para jemaat. Tepuk tangan riuh dari jemaat dan mereka lantas spontan berdiri.
“Pendeta kami, pak Wahyu Nugroho, memang sengaja memperkenalkan mereka pada para jemaat. Di tengah-tengah suasana peribadatan, mereka diperkenalkan. Kami semua berdiri dan memberikan tepuk tangan dan bersalaman,” ujar Winantyo.
Winantyo menambahkan, para mahasiswa itu menghadiri peribadatan dari awal hingga selesai. Namun, mereka tidak mengikuti prosesi peribadatan dan hanya mengamati saja. Usai misa malam Natal, mereka sempat bersalaman dengan jemaat dan berfoto bersama pemuda gereja.
“Ini kebanggaan tersendiri bagi kami. Baru kali ini mendapatkan kunjungan seperti ini. Kami terbuka, siapapun yang mau berkunjung silakan, tidak ada syarat khusus, kecuali kalau atas nama lembaga resmi. Kami ingin menunjukkan bahwa antara muslim dan Nasrani memang tidak pernah ada rasa permusuhan. Para mahasiswa muslim juga telah membuktikan dan memberikan contoh yang baik bagi kerukunan umat beragama di dunia,” ucap Winantyo
[merdeka.com/artikelmadani]